Benak ku, keinginan ku..!!!
Only those who dare to fail can achieve success.
Selasa, 01 Mei 2012
Ingin ku
Created : Riski . S
Jumat, 20 April 2012
DIA

Jumat, 07 Oktober 2011
Berdasarkan faktor psikografi ditemukan 7 segmen untuk prilaku gaya hidup masyarakat perkotaan di indonesia
1. The Affluentadalah pekerja keras, memiliki ras percaya diri yang kuat, menyukai inovasi, proaktif, berani mengambil resiko, cenderung terbuka terhadap perubahan.
2. The Achievers
sama memiliki sifat memimpin seperti affluent hanya saja ia cenderung tidak suka diperhatikan orang lain. mereka megkonsumsi barang-narang secara fungsional. Pengambilan keputusan berdasarkan hal rasional. Meski begitu ia tidak terlalu mudah menerima gagasan baru.
3. The Anxius
segmen ini mempunyai sikap sebagi follower, tetapi ambisus. Memiliki percaya diri yang kuat dalam mengambil keputusan, dan senang menunjukan prestasinya tetapi tidak memiliki banyak keberanian, memerlukan dorongan orang lain, mudah dibujuk dengan hal-hal yang bersifat rasional.
4. The Loners
Segmen ini terdiri dari mereka yang senang menyendiri dan kurang berani tampil. Cenderung individualistik dan kurang tertarik berafiliasi.
5. The Socialite
Segmen yang senang bergaul, bersosialisasi, tetapi mereka juga pengambil resiko yang berani biarpun dasar rasionalnya kurang kuat. Segmen ini sering menguasai orang lain dan senang menonjol. Mereka reaktif terhadap perubahan dan cenderung bersifat impulsif.
6.The Pusher
ini adalah segmen orang yang tidak ingin diperhatikan tetapi ingin mendominasi segala sesuatu tanpa arah yang jelas. Mereka tidak memiliki objektive yang jelas untuk meraih sesuatu tetapi senag mengontrol orang lain. Segmen ini tidak mudah menerima perubahan.
7. The Attentions seeker
orang-orang ini cenderung ingin menarik perhatian. Mereka senang membeli barang- barang baru untuk menarik perhatian orang lain, impulsif dan seringkali irasional. Mereka cenderung mudah dibujuk.
Rabu, 13 Juli 2011
Kagum

Sungguh besar nyali mu
Sungguh mulia harapan mu
Kau relakan jauh dari buah hati mu
Hanya untuk sesuap nasi
Kau tinggalkan kota kelahiran mu
Hanya untuk benda ber seri
Kau lawan semua rasa takut mu
Di kota yang penuh dengan kemunafikan dan
Penuh dengan manusia tak ber akal
Aku kagum dengan cara mu
Menjalani hidup dengan penuh tantangan
Aku kagum dengan cara mu
Menertawakan hidup yang sangat menyedihkan
created : Riski.s
Jumat, 01 Juli 2011
AMBISI

Ku terjebak dalam sebuah kesenagan
Ku terhasut dalam sebuah kemunafikan
Aku kembali menggenggam tangan setan
Yang sedang mengajak ku kedalam sebuah kehancuran
Ku terdampar dalam sebuah kesedihan
Ku termakan dalam sebuah keinginan
Aku kembali menggenggam tangan malaikat
Yang bisa mengajak ku kedalam sebuah ketenangan
Apakah hidup ini hanya untuk menerima
Atau hidup ini hanya untuk mencoba
Ambisi ku ini sudah mulai terkikis
Kepasrahan hanya pilihan terakhir
created : Riski.S
Jumat, 17 Juni 2011
Kebohongan

Bising celoteh mulut bau busuk mu
yang masih meneriakan kepalsuan
apakah masih pantas kau ungkapkan
Menjunjung tinggi jari ke langit
sumpah serapah kau berikan
apakah masih pantas kau tunjukan
Tatapan mata yang berwarna merah
dengan genangan air mata yang menghiasi
apakah masih pantas kau perlihatkan
Ungkapan tak lagi menjadi kenyataan
dan kebenaran tak lagi menjadi naungan
kebohongan hanya cara untuk mendapatkan tahta
created : Riski.S
Sabtu, 04 Juni 2011
Emosiku yang tumpah

seperti sedang menunggu kotak besi
di tepi tempat pembuangan asap hitam
dan beratapkan sinar matahari
seperti sedang menunggu berita duka
yang tak sabar untuk mengetahuinya
walaupun itu pahit untuk di terimanya
pada saat menunggu
bagian tubuh ku ini (HATI)
terasa amat sesak dan
terasa sangat penat
apakah DIA merasakan hal ini
atau hanya menggap angin lalu
yang menyegarkan sesaat
emosi ku ini mulai tumpah
dan mengotori selembar
kertas putih yang bersih
created : Riski.S
Minggu, 08 Mei 2011
Keindahan dalam kegelapan
matahari terbenam, jakarta mulai meredupdan lampu lampu jalanan mulai menyala
keindahan mulai menyelimuti jakarta di kala malam,
ku terbius di dalam keindahanya
ku terhasut dalam kenyamananya
ku merasakan sangat tenang dan nyaman,
angin malam yang menghembus menerpa tubuh ku
seakan membawa pergi penatku dan lelahku
dan hanya kesegaran yang kurasakan
created : Riski.s
Kamis, 21 April 2011
Kampung di negriku

Nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kegotong-royongan antar warga yang menjadi indentitas bangsa benarkah kini dianggap meluntur? Tentu menjadi idaman setiap orang jika dapat tinggal disuatu daerah yang tenang dan aman. Mempunyai warga yang saling peduli atau memiliki tetangga yang ringan tangan membantu sesama tetangga yang lain pasti sangat menyenangkan. Konon ada penelitian yang menyatakan bahwa daerah dengan warga yang memiliki kepedulian sosial yang tinggi, dianggap dapat mencapai kemakmuran dan kemajuan dengan lebih cepat, lebih mudah dan lebih lancar. Sebab segala masalah yang terjadi dikerjakan dengan bersama-sama maka akan lebih cepat selesai. Kesulitan yang ada menjadi lebih mudah terpecahkan karena dipikirkan oleh orang banyak. Lebih lancar, karena semua hal diketahui warga secara bersama-sama sehingga lebih sedikit yang menolak. Dengan sedikit yang menolak artinya lebih sedikit hambatan dan menjadi lebih lancar dalam mencapai tujuan.
ini membuktikan bahwa masih ada kepedulian antar warga juga kebijakan-kebijakan pemimpin daerah yang didukung warganya karena memberi manfaat dan nilai kebaikan yang patut ditiru bagi daerah lain. Misalnya saja di Sulawesi Selatan, ada Desa bonebone, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, yang sangat peduli pada lingkungan dan kesehatan. Ide kepala desanya, Muhammad Idris dengan didukung warga sepenuhnya, menyatakan bahwa aktifitas merokok adalah hal tabu yang tidak boleh dilakukan siapapun di desa tersebut. Di ujung barat Indonesia, ada Desa Suak Nie, Aceh Barat. desa yang saat tsunami tahun 2004 telah kehilangan setengah jumlah warganya ini, beberapa waktu yang lalu mendeklarasikan sebagai “gampong partisipatif anak”. Dibantu oleh Yayasan KKSP Pusat Pendidikan dan Informasi Hak Anak, dalam setiap kebijakan desa yang berkaitan dengan kepentingan anak akan melibatkan anak, seperti jam belajar dan waktu bermain anak yang diterapkan dan disepakati oleh desa. Termasuk juga sosialisasi sejak dini hukum syariah di Aceh.
Di Jakarta Timur, ada seorang kepala desa juga menerapkan satu kebijakan yang tidak biasa pada warganya selang seminggu sejak ia di lantik sebagai lurah. Semestinya semua orang yang mengaku warga negera hafal dengan lagu kebangsaannya, Indonesia Raya. Keprihatinan pada hal inilah yang mendorong Yus Wil Rasid, membuat edaran bagi warganya tentang kewajiban menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai syarat mendapatkan pelayanan dari kelurahan. Yus Wil yakin dengan menerapkan kebijakan ini, ada nilai-nilai nasionalisme yang perlu lebih dipahami dan diamalkan oleh masyarakat Indonesia.
Sebutan Gang “Seribu Punten” memang ditujukan pada wilayah RT 04/RW 01, Kampung Babakan Asih, Kota Bandung ini. Orang dari luar kampung harus rajin-rajin bilang punten (permisi) ketika melintas di gang kampung tersebut, jika mereka ingin lewat atau keluar kampung tersebut dalam keadaan selamat. Bagaimana kampung yang dulu dikenal sebagai kampung preman kemudian berubah menjadi kampung yang santun? Reggi Kayon Munggaran, yang saat itu menjadi aktivis LBH dan LSM di Bandung datang ke Kampung Babakan Asih merasa terpanggil untuk membantu menyelesaikan persoalan kampung ini. Dibantu oleh Pak RT, Ahmad Ruyani, keduanya melakukan pendekatan pada warga kampung membangun solidaritas hampir 7 tahun. Upaya pendekatan yang seprertinya terlihat sepele karena melalui nongkrong, ngobrol, dan ngumpul bareng, ternyata membuahkan hasil. Kini para pemuda dan warganya bersama-sama membangun kampung tersebut.
terimakasih untuk aktor aktor yang sudah berkerja keras untuk membangun semua ini.

