Selasa, 01 Mei 2012

Buruk

memiliki wajah yang buruk

 

merasa takut akan kehilangan apa yang sudah di miliki

 

memiliki sifat yang buruk

 

merasa takut akan kehilangan apa yang sudah di banggakan

 

apakah semua hal yang buruk 

 

akan merasakan ketakutan

 

apakah semua hal yang buruk 

 

akan merasakan kesakitan

 

benak ku ini mulai terisi hal negative

 

angan ku ini mulai terisi dengan tanda tanya

 

kesenangan kah

 

atau kesedihan

 

 

Created : Riski . S




Ingin ku

semuanya samar disini

aku masih tidak bisa membedakan

apakah ini fantasi buatan alam sadar ku 

atau memang alam mimpi

tapi jika ini alam mimpi

mengapa alam sadarku merespon semua kejadian disana

dimana moral kebobrokanku meninggi

aku muncul diantara pori-pori kebaikan

yang menekan setiap kemunculan bisikan baik ala malaikat putih

dengan lingkaran saturnus dikepalanya
 
ku disini tersenyum

menatap wajahmu dalam bingkai tua berdebu

ku mainkan kata kurangkai syair menulis di atas lembar hitam

Created : Riski . S

Jumat, 20 April 2012

DIA




ku terhipnotis

oleh sorot mata

yang sayup

ku terpesona

oleh keindahan kerudung

yang melekat di kepalanya

ku terbuai

oleh kelembutan suara

yang keluar dari buah bibir

semua itu hanya bisa di rasakan

sekejap mata memandang

dan sehentak hati berjalan

burung merpati betina itu sangatlah sempurna

sehingga membuat burung dara jantan nakal ini

menggila, menyeringai, dan membodoh

semua hanya bisa membuat

keinginan dan harapan ku bertambah

meskipun aku tau

itu semua tidak akan jadi kenyataan

created : Riski.S

Jumat, 07 Oktober 2011

Berdasarkan faktor psikografi ditemukan 7 segmen untuk prilaku gaya hidup masyarakat perkotaan di indonesia

1. The Affluent
adalah pekerja keras, memiliki ras percaya diri yang kuat, menyukai inovasi, proaktif, berani mengambil resiko, cenderung terbuka terhadap perubahan.

2. The Achievers
sama memiliki sifat memimpin seperti affluent hanya saja ia cenderung tidak suka diperhatikan orang lain. mereka megkonsumsi barang-narang secara fungsional. Pengambilan keputusan berdasarkan hal rasional. Meski begitu ia tidak terlalu mudah menerima gagasan baru.

3. The Anxius
segmen ini mempunyai sikap sebagi follower, tetapi ambisus. Memiliki percaya diri yang kuat dalam mengambil keputusan, dan senang menunjukan prestasinya tetapi tidak memiliki banyak keberanian, memerlukan dorongan orang lain, mudah dibujuk dengan hal-hal yang bersifat rasional.

4. The Loners
Segmen ini terdiri dari mereka yang senang menyendiri dan kurang berani tampil. Cenderung individualistik dan kurang tertarik berafiliasi.

5. The Socialite
Segmen yang senang bergaul, bersosialisasi, tetapi mereka juga pengambil resiko yang berani biarpun dasar rasionalnya kurang kuat. Segmen ini sering menguasai orang lain dan senang menonjol. Mereka reaktif terhadap perubahan dan cenderung bersifat impulsif.

6.The Pusher
ini adalah segmen orang yang tidak ingin diperhatikan tetapi ingin mendominasi segala sesuatu tanpa arah yang jelas. Mereka tidak memiliki objektive yang jelas untuk meraih sesuatu tetapi senag mengontrol orang lain. Segmen ini tidak mudah menerima perubahan.

7. The Attentions seeker
orang-orang ini cenderung ingin menarik perhatian. Mereka senang membeli barang- barang baru untuk menarik perhatian orang lain, impulsif dan seringkali irasional. Mereka cenderung mudah dibujuk
.

Rabu, 13 Juli 2011

Kagum


Sungguh besar nyali mu


Sungguh mulia harapan mu


Kau relakan jauh dari buah hati mu


Hanya untuk sesuap nasi


Kau tinggalkan kota kelahiran mu


Hanya untuk benda ber seri


Kau lawan semua rasa takut mu


Di kota yang penuh dengan kemunafikan dan


Penuh dengan manusia tak ber akal


Aku kagum dengan cara mu


Menjalani hidup dengan penuh tantangan


Aku kagum dengan cara mu


Menertawakan hidup yang sangat menyedihkan


created : Riski.s

Jumat, 01 Juli 2011

AMBISI

Ku terjebak dalam sebuah kesenagan


Ku terhasut dalam sebuah kemunafikan


Aku kembali menggenggam tangan setan


Yang sedang mengajak ku kedalam sebuah kehancuran


Ku terdampar dalam sebuah kesedihan


Ku termakan dalam sebuah keinginan


Aku kembali menggenggam tangan malaikat


Yang bisa mengajak ku kedalam sebuah ketenangan


Apakah hidup ini hanya untuk menerima


Atau hidup ini hanya untuk mencoba


Ambisi ku ini sudah mulai terkikis


Kepasrahan hanya pilihan terakhir



created : Riski.S

Jumat, 17 Juni 2011

Kebohongan


Bising celoteh mulut bau busuk mu

yang masih meneriakan kepalsuan

apakah masih pantas kau ungkapkan

Menjunjung tinggi jari ke langit

sumpah serapah kau berikan

apakah masih pantas kau tunjukan

Tatapan mata yang berwarna merah

dengan genangan air mata yang menghiasi

apakah masih pantas kau perlihatkan

Ungkapan tak lagi menjadi kenyataan

dan kebenaran tak lagi menjadi naungan

kebohongan hanya cara untuk mendapatkan tahta


created : Riski.S

Sabtu, 04 Juni 2011

Emosiku yang tumpah


seperti sedang menunggu kotak besi

di tepi tempat pembuangan asap hitam

dan beratapkan sinar matahari

seperti sedang menunggu berita duka

yang tak sabar untuk mengetahuinya

walaupun itu pahit untuk di terimanya

pada saat menunggu

bagian tubuh ku ini (HATI)

terasa amat sesak dan

terasa sangat penat

apakah DIA merasakan hal ini

atau hanya menggap angin lalu

yang menyegarkan sesaat

emosi ku ini mulai tumpah

dan mengotori selembar

kertas putih yang bersih

created : Riski.S

Minggu, 08 Mei 2011

Keindahan dalam kegelapan

matahari terbenam, jakarta mulai meredup

dan lampu lampu jalanan mulai menyala

keindahan mulai menyelimuti jakarta di kala malam,

ku terbius di dalam keindahanya

ku terhasut dalam kenyamananya

ku merasakan sangat tenang dan nyaman,

angin malam yang menghembus menerpa tubuh ku

seakan membawa pergi penatku dan lelahku

dan hanya kesegaran yang kurasakan

created : Riski.s

Kamis, 21 April 2011

Kampung di negriku


Nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kegotong-royongan antar warga yang menjadi indentitas bangsa benarkah kini dianggap meluntur? Tentu menjadi idaman setiap orang jika dapat tinggal disuatu daerah yang tenang dan aman. Mempunyai warga yang saling peduli atau memiliki tetangga yang ringan tangan membantu sesama tetangga yang lain pasti sangat menyenangkan. Konon ada penelitian yang menyatakan bahwa daerah dengan warga yang memiliki kepedulian sosial yang tinggi, dianggap dapat mencapai kemakmuran dan kemajuan dengan lebih cepat, lebih mudah dan lebih lancar. Sebab segala masalah yang terjadi dikerjakan dengan bersama-sama maka akan lebih cepat selesai. Kesulitan yang ada menjadi lebih mudah terpecahkan karena dipikirkan oleh orang banyak. Lebih lancar, karena semua hal diketahui warga secara bersama-sama sehingga lebih sedikit yang menolak. Dengan sedikit yang menolak artinya lebih sedikit hambatan dan menjadi lebih lancar dalam mencapai tujuan.

ini membuktikan bahwa masih ada kepedulian antar warga juga kebijakan-kebijakan pemimpin daerah yang didukung warganya karena memberi manfaat dan nilai kebaikan yang patut ditiru bagi daerah lain. Misalnya saja di Sulawesi Selatan, ada Desa bonebone, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, yang sangat peduli pada lingkungan dan kesehatan. Ide kepala desanya, Muhammad Idris dengan didukung warga sepenuhnya, menyatakan bahwa aktifitas merokok adalah hal tabu yang tidak boleh dilakukan siapapun di desa tersebut. Di ujung barat Indonesia, ada Desa Suak Nie, Aceh Barat. desa yang saat tsunami tahun 2004 telah kehilangan setengah jumlah warganya ini, beberapa waktu yang lalu mendeklarasikan sebagai “gampong partisipatif anak”. Dibantu oleh Yayasan KKSP Pusat Pendidikan dan Informasi Hak Anak, dalam setiap kebijakan desa yang berkaitan dengan kepentingan anak akan melibatkan anak, seperti jam belajar dan waktu bermain anak yang diterapkan dan disepakati oleh desa. Termasuk juga sosialisasi sejak dini hukum syariah di Aceh.

Di Jakarta Timur, ada seorang kepala desa juga menerapkan satu kebijakan yang tidak biasa pada warganya selang seminggu sejak ia di lantik sebagai lurah. Semestinya semua orang yang mengaku warga negera hafal dengan lagu kebangsaannya, Indonesia Raya. Keprihatinan pada hal inilah yang mendorong Yus Wil Rasid, membuat edaran bagi warganya tentang kewajiban menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai syarat mendapatkan pelayanan dari kelurahan. Yus Wil yakin dengan menerapkan kebijakan ini, ada nilai-nilai nasionalisme yang perlu lebih dipahami dan diamalkan oleh masyarakat Indonesia.

Sebutan Gang “Seribu Punten” memang ditujukan pada wilayah RT 04/RW 01, Kampung Babakan Asih, Kota Bandung ini. Orang dari luar kampung harus rajin-rajin bilang punten (permisi) ketika melintas di gang kampung tersebut, jika mereka ingin lewat atau keluar kampung tersebut dalam keadaan selamat. Bagaimana kampung yang dulu dikenal sebagai kampung preman kemudian berubah menjadi kampung yang santun? Reggi Kayon Munggaran, yang saat itu menjadi aktivis LBH dan LSM di Bandung datang ke Kampung Babakan Asih merasa terpanggil untuk membantu menyelesaikan persoalan kampung ini. Dibantu oleh Pak RT, Ahmad Ruyani, keduanya melakukan pendekatan pada warga kampung membangun solidaritas hampir 7 tahun. Upaya pendekatan yang seprertinya terlihat sepele karena melalui nongkrong, ngobrol, dan ngumpul bareng, ternyata membuahkan hasil. Kini para pemuda dan warganya bersama-sama membangun kampung tersebut.

terimakasih untuk aktor aktor yang sudah berkerja keras untuk membangun semua ini.